Menelusuri Goa Jepang & Goa Belanda (Saksi Bisu Perjuangan Rakyat Indonesia)

Sekilas tentang Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Tahura Juanda) merupakan kawasan konservasi yang terpadu antara alam sekunder dengan hutan tanaman dengan jenis Pinus (Pinus merkusil).

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda merupakan bagian dari daerah cekungan Bandung, memiliki latar belakang sejarah yang erat kaitannya dengan zaman purba hingga sekarang. Secara geologis daerah ini mengalami perubahan yang disebabkan oleh gejolak alam dalam kurun waktu pembentukan alam semesta.

Begitu masuk ke daerah Tahura Juanda TS melihat banyak sekali tumbuhan didalam Tahura Juanda membuat kawasan ini menjadi rindang dan asri.


Gerbang Masuk Kawasan Tahura Juanda

Banyak Objek Wisata yang Terdapat di dalam Kawasan ini, seperti Goa Jepang, Goa Belanda, Curug Omas, Curug Koleang, dan Penangkaran Rusa.


Ticket Booth Tahura Juanda

Perjalanan Menuju Goa Jepang

Setelah memasuki gerbang tiket tahura juanda TS disambut dengan prasasti sambutan Tahura Juanda.


ini dia gan prasastinya 

Setelah mengambil gambar TS melanjutkan perjalan. Perjalanan pertama TS adalah ke Goa Jepang.


Petunjuk arah ke Goa Jepang

Jalan Menuju Goa Jepang merupakan jalan setapak, yg hanya dapat dimasuki oleh pejalan kaki

Jalan Menuju Goa Jepang

untuk mencapai Goa Jepang dibutuhkan jarak tempuh sekitar kurang lebih 300m. Tidak ada rasa capek karena kanan kiri kita terdapat pohon – pohon rindang.

Goa Jepang

Setelah menempuh perjalanan dengan berjalan kaki akhir nya ane pun sampai ke tempat tujuan pertama, yaitu Goa Jepang


Goa Jepang

Sejarah Goa Jepang

Tanggal 10 Maret 1942 dengan resmi angkatan Perang Hindia Belanda dengen pemerintah sipil-nya menyerah tanpa syarat kepada Bala tentara Kerajaan Jepang dengan upacara sederhana di Balai Kota Bandung.

Goa omo merupakan Goa tambahan untuk kepentingan pertahanan tentara Jepang di Pakar, dimana letaknya tidak jauh dari Goa Belanda.

Goa ini memliki bentuk seperti labirin, dan terdapat ruang interogasi, penyiksaan, dan penjara untuk pejuang – pejuang RI pada saat itu.

Lebar Goa ini lebih besar dari Goa Belanda, karena goa ini juga berfungsi untuk menyembunyikan mobil – mobil perang agar tidak terlihat musuh dari udara dan tidak diketahui bahwa ini adalah sebuah camp pertahanan tentara Jepang.

Tidak jauh dari Goa Jepang TS menemukan sebuah Goa Penyekapan bagi para romusha.


Goa Penyekapan

ini adalah gua penyekapan untuk para romusha. Pada malam hari romusha diletakan di goa ini untuk berisitirahat dan melanjutkan kerja pada siang harinya.

Tapi Jangan berpikir tempat ini seperti hotel yah gan, karena di dalam goa ini sangat sempit, sehingga romusha harus berdesak – desakan didalam nya.

Melanjutkan Perjalanan ke Goa Belanda

Setelah puas menelusuri Goa Jepang TS melanjutkan perjalanan ke Goa Belanda. Jarak Tempuh Ke Goa Belanda ini agak jauh dan menurun, mungkin jarak tempuhnya sekitar 600m.

bukan hal yang membosankan untuk berjalan kesana karena panorama pemandangan nya seolah menjadi bayaran atas rasa capek yg kita dapat.


pemandangan perjalanan ke Goa Belanda

setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, TS memutuskan untuk bersantai sejenak sambil menikmati kopi dan uli bakar (ketan bakar)


kopi nya lupa di poto 

Setelah merasa cukup beristirahat TS pun Lanjut ke Goa Belanda, dan tadaaaaaa.. sampe deh.

Quote:

Sejarah Goa Belanda

Quote:
Pintu Masuk Goa Belanda

Pada masa pendudukan Belanda, perbukitan Pakar ini sangat menarik bagi strategi militer, karena lokasi nya yang terlindung dan begitu dekat dengan pusat kota Bandung.
Selain untuk kegiatan militer, bangunan Goa ini digunakan untuk stasion radio telekomunikasi Belanda.


tempat radio komunikasi tentara belanda, radio nya udah di simpan di museum gan.

Saat menelusuri Goa ini TS sangat menyayangkan tangan – tangan usil yg merusak situs bersejarah ini, mencoret – coret tembok dengan pilok 


ini dia gan salah satu tembok di Goa Belanda yg dicoret – coret.

Pemandangan di dalam Tahura Juanda:

Penilaian TS tentang Tahura Juanda

Tahura Juanda mempunya letak yang tidak terlalu jauh dari kota bandung, bagi agan/aganwati yang ingin melakukan traveling ringan atau berolah raga bersama keluarga tempat ini dapat menjadi pilihan yang tepat.

Biaya – biaya dikawasan Tahura Juanda :
Tiket Masuk :
– Turis Lokal : Rp 10,000
– Turis Asing : Rp 75,000
Pemandu Wisata : Rp 75,000
Sewa Motor : Rp 70,000

Pesan TS :
mari kita hargai perjuangan – perjuangan para pendahulu kita, jangan kita menjadi orang yg melupakan sejarah bangsa dan tidak mengambil pelajaran dari sejarah tersebut.

sumber:  http://www.kaskus.co.id/thread/5209bc07bdcb17340c000004/menelusuri-goa-jepang-amp-goa-belanda-saksi-bisu-perjuangan-rakyat-indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s