Penjualan Blackberry = Awal Baru BB, Bukan Akhir Riwayat BB

banyak yg bilang, inilah akhir riwayat blackberry? benarkah? asal tau aja, fairfax adalah pemegang saham terbesar di blackberry, menguasai 10% saham bb. artinya penjualan itu bukan lantas diartikan bb bangkrut. lebih tepatnya di akusisi oleh orang dalam sendiri. ini jauh lebih baik daripada di jual ke perusahaan lain diluar pemegang saham. intinya anda sekarang tengah melihat upaya penyelamatan bb oleh investor setia nya sendiri, fairfax ! bukan sembarang company, fairfax itu perusahaan finansial skala dunia loh. tajir abis. itu artinya blackberry siap kembali bertarung di kancah smartphone dunia, with vengeance !! kini blackberry didukung pemodal besar.

mau tau alasannya? blackberry punya 3 divisi besar = service (BES), kolaborasi, dan device. divisi device inilah yg membesarkan bb hingga seperti skarang, menempatkan bb sebagai smartphone business legendaris. divisi hardware ini saat ini kondisinya, seperti yg kalian semua udah tahu, kasarnya, mati ! bb terbaru yg running di bb 10 itu hanya dipakai kalangan terbatas, org tajir dan petinggi perusahaan aja. bb yg masih laku hingga saat in justru bb jadul yg masih running di os bb 7, masih dipercaya oleh petinggi perusahaan dan pejabat pemerintahan. minggu lalu bb mengumumkan kerugian setengah milyar dollar akibat mandeknya penjualan bb 10. mimpi bb utk come back pupus sudah. upaya bb utk menguasai semua kalangan (konsumen) terbukti gagal. bb kini hanya diterima dikalangan pengusaha dan pejabat saja. jangan heran jika di kaskus bb dijelek jelekin, la wong kaskus kan mayoritas pelajar, bukan pengusaha dan pejabat

ane perhatiin, sebelum penjualan bb ke fairfax, bb selalu berusaha ingin memuaskan semua kalangan (well, tidak mungkin lah, tidak mungkin memuaskan semua kalangan). dengan masuknya fairfax ke bb, maka nafsu bb utk memuaskan semua kalangan, bisa diredam. fairfax tidak berambisi memuaskan semua orang. fairfax hanya tertarik pada satu hal, satu hal yg menjadi kunci sukses bb selama ini, sebagai perusahaan pencipta hardware dan software dengan sekuriti tingkat wahid dan menjembatani dunia komunikasi via email dan messenger. dan divisi yg kelak kebagian tugas itu bukan divisi device lagi, tapi sisanya, divisi service dan kolaborasi.

dibawah fairfax, bb nanti tidak akan bernafsu lagi bikin device baru kejar kejaran sama model terbarunya HTC atau Samsung, tidak lagi bernafsu bikin device yg menyaingin iPhone atau Galaxy Tab. bb dibawah kendali fairfax hanya akan fokus utk membuat pemakai setia bb sekarang tetap happy, tidak kecil hati oleh android dan iOS; disaat bersamaan, memanjakan pemakai dari kalangan korporasi dan pejabat pemerintahan dengan BES 10 (bb enterprise services) sekaligus memperluas pengaruh bbm (cross platform). itu yg akan menjadi fokus fairfax nanti. so jadi salah besar jika mengira penjualan bb diartikan sebagai tamatnya riwayat bb. intinya mulai sekarang bb akan berstatus sebagai smartphone khusus pejabat dan korporasi saja, titik !

fairfax tak lagi akan berusaha menyenangkan kita, pemakai dari kalangan consumer goods, pemakai yg bukan dari kalangan pejabat dan perusahaan. bye bye consumer goods, welcome enterprise customers, begitulah kasarnya visi blackberry dibawah fairfax kelak. kalangan enterprise ini sudah terbukti jadi pelanggan setia bb dan selalu memberikan uangnya ke RIM. ini menandai babak baru bb yang akan tetap meramaikan pasar smartphone dunia dengan cara yg sedikit berbeda dengan pesaingnya. namun fairfax mengakui, tidak akan mudah mewujudkan semua itu, tapi jika berhasil, maka reward nya sebanding dengan biaya akusisi yg dikeluarkannya, dan tampaknya fairfax cukup yakin bisa sukses mewujudkannya. 4,7 milyar dollar itu bukan duit sedikit loh, itu separoh dari nilai APBN Indonesia loh, pasti udah ada perhitungan matang dari fairfax sebelum memutuskan mengucurkan duit sebesar itu untuk penyelamatan bb.


kisah bb mirip kisah bolt, awalnya jaya jadi superhero walau cuma di film, terus terlunta lunta mencoba kembali ke rumahnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s